Energi Alternatif: Pengertian, Macam-macam, Contoh, dan Manfaatnya

Ad Details

  • Ad ID: 6412

  • Added: March 6, 2022

  • Views: 11

Description

Energi Alternatif: Pengertian, Macam-macam, Contoh, dan Manfaatnya

Simak penjelasan perihal pengertian energi alternatif hingga manfaatnya di artikel ini.

Energi alternatif mampu disebut termasuk sumber daya terbaharui.

Contoh dari sumber daya terbaharui di antaranya matahari, angin, air, biomassa, dan panas bumi.

Melalui sumber daya tersebut, dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari.

Misalnya, panas matahari, gerak air, dan gerak angin/bayu, bisa diubah menjadi daya listrik.

Lantas, apa itu kekuatan alternatif?

Energi Alternatif: Air.

Pengertian Energi Alternatif

Dikutip dari Buku Tematik Tema 6 Kelas 3 SD, kekuatan alternatif merupakan sumber kekuatan yang bisa menukar bahan bakar minyak (BBM).

BBM adalah kekuatan yang penggunaannya paling besar selama ini karena terlalu banyak digali, maka persediaannya semakin sedikit.

Untuk mengatasi perihal tersebut, dicarilah berbagai daya alternatif.

Tujuannnya untuk menukar bahan bakar minyak.

Dengan energi alternatif dapat menghemat pemanfaatan bahan bakar minyak.

Sehingga, manusia tidak kembali tergantung pada bahan bakar minyak.

Sementara itu, berdasarkan buku berjudul Energi dan Perubahannya di web site Kemdikbud.go.id, daya alternatif atau sumber energi terbaharui merupakan sumber daya sebagai pengganti sumber kekuatan tak terbaharui.

Semua sumber energi terbaharui juga sumber kekuatan alternatif.

Sumber energi terbaharui (renewable) didefinisikan sebagai sumber energi yang bisa bersama dengan cepat diisi ulang oleh alam, daftar slot online sistem berkelanjutan.

Adapun yang terhitung sumber energi terbaharui, yaitu matahari, angin, air, biomassa, dan panas bumi.

Macam-macam Bentuk Energi alternatif

Berikut ini macam-macam bentuk kekuatan alternatif, dilansir bobo.grid.id:

1. Energi Matahari

Matahari merupakan sumber kekuatan utama di bumi.

Melalui energi matahari, mampu dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari.

Misalnya, mengeringkan pakaian, menjemur padi, membawa dampak garam, dan sebagainya.

Kemudian, daya radiasi cahaya matahari sanggup diubah menjadi kekuatan listrik dan energi kalor.

Peralatan yang memakai sel-sel surya mampu langsung merubah kekuatan radiasi cahaya matahari jadi kekuatan listrik.

2. Energi Panas Bumi

Energi panas bumi ialah daya yang dihasilkan oleh magma di di dalam perut bumi.

Energi ini banyak digunakan khususnya di daerah-daerah pegunungan.

Batuan panas yang terbentuk sebagian kilometer di bawah permukaan bumi bisa memanaskan air di sekitarnya.

Sehingga dihasilkan sumber uap panas atau geiser.

3. Energi Air

Air yang ditampung di didalam bendungan atau waduk membawa kekuatan potensial yang besar.

Di mana energi air dapat dimanfaatkan untuk menjalankan turbin yang memutar generator sehingga membuahkan kekuatan listrik.

Selain bendungan, gerakan pasang surut air laut juga bisa digunakan untuk menghidupkan listrik.

4. Energi Angin

Angin merupakan keliru satu sumber energi alternatif yang tidak sebabkan polusi yang berbahaya.

Penggunaan energi angin termasuk dipakai terhadap kincir angin yang membuahkan listrik.

5. Energi Ethanol

Energi ethanol mengfungsikan fermentasi tanaman yang membuahkan alkohol.

Kemudian alkohol ini, bisa diolah dan dimanfaatkan menjadi bahan bakar.

Biasanya tanaman yang difermentasikan untuk mendapatkan energi ethanol, seperti jagung, gandum, tebu, dan lain-lain.

6. Energi Biomassa

Energi biomassa adalah kekuatan alternatif yang didapatkan dari pemanfaatan senyawa organik.

Biasanya, berasal dari limbah pertanian atau peternakan.

Contohnya, yaitu serbuk kayu, kotoran sapi, ampas tebu, dan batok kelapa sawit.

Manfaat Energi Alternatif

Panas matahari, gerak air, dan gerak angin/bayu, bisa diubah jadi daya listrik.

Listrik yang dihasilkan oleh matahari, air, dan angin inilah digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak.

Energi matahari dimanfaatkan untuk memicu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Energi air dimanfaatkan untuk memicu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Sementara daya angin dimanfaatkan untuk membawa dampak Pembangkit Listrik Tenaga Angin/Bayu (PLTB).

Pembangkit listrik tenaga angin merupakan sumber daya yang amat ramah lingkungan.

Tags :