Letak Geografis Gunung Semeru, Gunung Tertinggi di Pulau Jawa dengan Kawah Jonggring Saloko

Ad Details

  • Ad ID: 4314

  • Added: March 2, 2022

  • Views: 15

Description

Letak Geografis Gunung Semeru, Gunung Tertinggi di Pulau Jawa dengan Kawah Jonggring Saloko

Gunung Semeru terdapat di Kabupaten Lumajang dan Malang, chomskytorrents Jawa Timur.

Dengan tinggi Puncak Mahameru 3.676 mdpl, Gunung Semeru menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Gunung Semeru terhitung dikenal sebagai atap pulau jawa serta punyai nama lain Semeroe, Smeru, atau Smir, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Gunung Semeru merupakan gunung api bertipe Strato.

Terdapat kawah yang menganga lebar dengan julukan Jonggring Saloko.

Kawah Jonggring Seloko ini jadi titik kegiatan Gunung Semeru, terdapat di sebelah tenggara puncak Mahameru.

Di puncak terkandung dinding tubuh kawah tua di bagian utara, sedangkan bagian yang muda berkembang ke arah tenggara dan selatan.

Letak geografis gunung Semeru berada di 08’06,5′ Lintang Selatan dan 112°55′ Bujur Timur.

Gunung Semeru berada dalam satu kelurusan yang berarah selatan-utara dengan komplek Gunung Jambangan dan Pegunungan Tengger.

Komplek Gunung Jambangan merupakan yang tertua, terdapat di antara komplek Tengger dan Semeru.

Gunung Semeru menyatakan wujud kerucut yang sempurna jika diamati berasal dari arah selatan dan tenggara.

Namun, bentuk memang tidak sempurna sebab di anggota puncak membawa bentuk yang rumit.

Kondisi puncak ini disebabkan oleh pemindahan kawah-kawahnya berasal dari barat laut ke tenggara.

Wilayah terdekat

Dikutip berasal dari esdm.go.id, terkandung lokasi paling dekat bersama Gunung Semeru, di antaranya Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabuaten Lumajang.

Selain itu termasuk terletak di Desa Agrosuko, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Beberapa kota yang juga di dalam lokasi selanjutnya adalah Malang, Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan.

Daerah pertanian subur

Perlu diketahui, area di lebih kurang Gunung Semeru merupakan tempat pertanian yang subur.

Pada tempat rawan bencana di lereng timur dan tenggara, terletak tanah pertanian dan permukiman bersama dengan kepadatan penduduk lebih dari 850jiwa/km2.

Selain itu, material pasir dan batu di sepanjang aliran sungainya merupakan kekayaan alam tersendiri.

Derasnya kiriman material Semeru mengakibatkan ketebalan pasir di sungai terus meninggi.

Dengan luas 82,50 ha, areal bahan tambang/galian pasir dan batu bangunan mempunyai volume 5.976.625 m³.

Terdapat kurang lebih 15 ha areal pasir dan batu yang di eksploitasi dengan volume 239.065 m³ atau cuma 4 prosen berasal dari kapasitas yang tersedia.

Lokasi penambangan pasir dan batu pun memadai banyak, di antaranya di sepanjang Kali Rejali, Kali Regoyo, dan Kali Glidig, tepatnya berada di Kecamatan Candipuro, Pasirian, dan Tempursari.

Gunung Semeru meletus.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (KTN BTS) dan obyek yang dilewati pendaki

Masih dikutip dari sumber yang sama, kawasan Semeru juga dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (KTN BTS) yang punya type ekosistem sub-montana, montana, dan sub-alphin bersama pohon-pohon yang besar dan berusia ratusan tahun.

Kawasan ini merupakan bagian dari satu kesatuan ekosistem unik yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat dan kehidupan di bawahnya.

Beberapa object di sepanjang rute menuju Gunung Semeru yang biasa dilalui pendaki pada lain Ranu Kumbolo, Padang Rumput Jambangan, Oro-Oro Ombo, Cemoro Kandang, Pangonan Cilik, Kalimati, Arcopodo, Agrowisata Pedesaan, Wisata Danau, dan Berkemah.

Batuan vulkanik di komplek Gunung Semeru

Batuan vulkanik yang terdapat di komplek Gunung Semeru-Jambangan merupakan hasil erupsi berasal dari sebagian titik letusan yang terpisah.

Dilansir laman esdm.go.id, berdasarkan style litologi, posisi stratigrafi, dan sumber erupsi, batuan komplek Gunung Semeru-Jambangan sanggup dibagi menjadi lima kelompok batuan berasal dari tua ke muda yaitu:

– Endapan Gunung Jambangan

– Endapan Gunung Ajek-ajek

– Endapan Gunung Kepolo

– Endapan Gunung Mahameru

– Endapan Gunung Semeru.

Endapan Gunung Semeru yang merupakan endapan termuda terdiri dari aliran lava, aliran piroklastika, jatuhan piroklastika, guguran puing (debris avalanche), dan lahar.

Aliran lava merupakan hasil erupsi pusat (umumnya berkomposisi basal) dan erupsi samping (berkomposisi andesit dan basal).

Batuan vulkanik komplek Gunung Semeru umumnya bertekstur porfiritik bersama era dasar hipokristalin.

Tags :